Mahasiswa PS TPI Polnustar laksanakan Magang di PT. Anugerah Bahari Pasifik (PT. ABP) Pemalang Jawa Tengah

Lima (5) orang mahasiswa Program Studi Teknologi Penangkapan Ikan (PS. TPI) Politeknik Negeri Nusa Utara (Polnustar) melaksanakan Magang di PT. Anugerah Bahari Pasifik (PT. ABP) Pemalang Jawa Tengah. Pelaksanaan magang ini untuk memenuhi mata kuliah di PS. TPI pada semester ganjil Tahun Akademik 2025-2026.

Magang mahasiswa ini didasarkan pada Perjanjian Kerja Sama (PKS) No. 23/PL30/KS.00.00/2023 antara PT. ABP dan Polnustar. PKS ini dilaksanakan sejak tahun 2023 dan diperbaharui kembali tahun 2026 ini. Sebelum melaksanakan magang mahasiswa terlebih dahulu melaksanakan kegiatan pelatihan Basic Safety Training (BST) di Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Tegal Jawa Tengah dan selanjutnya mengurus Buku Pelaut. Magang mahasiswa ini dilaksanakan sejak bulan Oktober 2025 hingga bulan Maret 2026 atau kurang lebih selama 6 bulan. Selama menerima materi magang mereka diajarkan materi dasar bahan dan alat tangkap ikan seperti Menjurai Jaring, Memotong/Menyambung Jaring dan Memperbaiki Jaring, Materi Melempar dan Menggulung Yoka pada Hand Line, materi Menjangka Peta, aplikasi pada perangkat Global Positioning System (GPS), dan materi Metode Penangkapan Ikan dengan mengoperasikan Pukat Cincin Pelagis Kecil di Perairan Jawa.

Selanjutnya ketika perusahaan mendapatkan job maka mereka diharuskan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh (Medical Chek Up), proses administrasi seperti pengurusan paspor, visa, dll. Hari kamis tanggal 12 Maret 2026 empat (4) orang dari lima orang mahasiswa PS.TPI an. Andrew Gian Samau, Hirodion Kakuhese, Juliano Tinungki dan Daniel Dalope berangkat dari Jakarta menuju Singapura untuk seterusnya naik kapal penangkap ikan dari Pelabuhan Singapura menuju Taiwan yang merupakan pangkalan penangkapan ikan. Kapal penangkap ikan yang menjadi tujuan magang mahasiswa ini yakni kapal dengan alat tangkap pancing tuna (tuna handliner) dengan daerah operasi penangkapan ikan di Perairan Pasifik. Mereka akan melaksanakan proses penangkapan ikan bersama Anak Buah Kapal (ABK) lain selama sisa kontrak yang disepakati bersama oleh mahasiswa dan perusahaan. Kontrak tersebut merupakan Perjanjian Kerja Laut (PKL) sehingga mereka juga mendapatkan upah dan penghasilan lain yang didapatkan sesuai kontrak. Selain penghasilan, dalam kontrak tersebut diatur pula tentang perlindungan terhadap keselamatan dalam bekerja.

Dengan adanya kegiatan magang mahasiswa berupa praktek dan bekerja di kapal ikan ini diharapkan dapat menambah dan memperkaya ilmu dan pengetahuan mahasiswa pada teknologi penangkapan ikan, selain itu juga baga mahasiswa mereka mendapatkan kesempatan dan pengalaman belajar bersama dengan pelaut-pelaut berpengalaman.

Bagikan:

[addtoany]

Tags

Related Post

Leave a Comment

Butuh bantuan?