PERESMIAN GEDUNG KULIAH TERPADU POLNUSTAR DI MANGANITU

PERESMIAN GEDUNG KULIAH TERPADU POLNUSTAR DI MANGANITU

POLNUSTAR/ 06 April 2021

Direktur  Jenderal Pendidikan Vokasi didampingi Gubernur Sulawesi Utara, dan Direktur Politeknik Negeri Nusa Utara meresmikan Gedung Kuliah Terpadu Politeknik Negeri Nusa Utara yang terletak di kampung Taloarane 1 Kecamatan Manganitu Kabupaten Kepulauan Sangihe pada Selasa 06 April 2021.

Dalam peresmian Gedung Kuliah Terpadu yang dibiayai melalui skema SBSN tahun anggaran 2020 ini dihadiri oleh unsu FORKOPIMDA Provinsi Sulawesi Utara dan FORKOPIMDA Kabupaten Kepulauan Sangihe, para Wakil Direktur, para Ketua Jurusan, para Ketua Prodi, dosen , tenaga kependidikan dan mahasiswa serta para undangan.

Dalam laporan pertanggunjawaban yang disampaikan oleh Direktur Politeknik Negeri Nusa Utara Prof.Dr.Ir.Frans G. Ijong,MSc  bahwa Pembangunan Gedung dan Sarana Pendukung Keberfungsian Kuliah Terpadu dibiayai melalui skema SBSN senilai Rp. 58.465.600.000,- terdiri dari 2 bangunan yang lengkap dengan alat labaoratorium dan meubelair, pada kesempatan tersebut juga Direktur Politeknik Negeri Nusa Utara menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas kehadiran Dirjen Diksi dan Gubernur Sulut atas kesediaan meresmikan Gedung Kuliah Terpadu POLNUSTAR di Manganitu.

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam sambutannya menyampaikan “Selamat atas fasilitas yang menurut saya kualitasnya sudah jauh lebih baik, walaupun berada di Provinsi Sulawesi Utara dan berada di daerah yang terluar dari Republik kita,  ini adalah wajah Indonesia yang akan melahirkan pemimpin-pemimpin Indonesia masa depan. “Kita tunggu nanti bagaimana terobosan-terobosan dari kampus perbatasan NKRI ini,” ujarnya.

Sedangkan dalam sambutannya  Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, menyatakan bahwa berdirinya Polnustar tak lepas dari peran serta dan semangat masyarakat Nusa Utara yang menginginkan pendidikan yang memadai di wilayah perbatasan Indonesia ini.“Semangat dari warga Nusa Utara pada saat itu memang menginginkan ada lembaga pendidikan yang representatif buat SDM yang ada di Nusa Utara,” Ia juga menambahkan, guna menciptakan kualitas SDM yang baik, maka memerlukan fasilitas yang memadai.“Kalau cuma menciptakan pendidikan tanpa menyiapkan tempat untuk orang-orang yang kita didik, percuma,”. Pemerintah pusat dan pemerintah provinsi menurut Gubernur, memiliki misi yang sama, yakni bagaimana membangun dari pinggiran.“Karena tugas pemerintah adalah hadir ditengah-tengah masyarakat untuk meningkatkan SDM, sekaligus meningkatkan pendapatan,” jelasnya.

Pada kegiatan tersebut dilakukan penandatanganan prasasti oleh Dirjen Diksi, Gubernur Sulut serta Direktur Polnustar, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan gedung dan fasilitas laboratorium . ( EF.)