Tahuna, polnustar.ac.id -Kuliah Kerja Nyata – Tematik merupakan Salah satu Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Pada Program Studi Pengolahan dan Penyimpanan Hasil Perikanan Jenjang S1-Terapan, yang mendukung program dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset & Teknologi. Politeknik Negeri Nusa Utara memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengambil mata Kuliah Kerja Nyata-Tematik. Mahasiswa dapat mengambil mata kuliah KKN – Tematik yang ditawarkan oleh prodi selama 1 Semester dengan perolehan 20 SKS.
Pada Hari ini Jumat 3 Februari 2022, Direktur Politeknik Negeri Nusa Utara Bapak Ferdinand Gansalangi, SKM, ME, M. KES, membuka dan sekaligus meresmikan Kegiatan KKN- Tematik Program Studi Pengolahan dan Penyimpanan Hasil Perikanan Jenjang S1-Terapan di Kampung Bulo Kecamatan Tabukan Selatan. Dalam sambutannya Direktur POLNUSTAR Ferdinand Gansalangi, SKM, M.E, M.Kes. menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kampung Bulo, yang telah bersedia menjadi tuan rumah pelaksanaan KKN-TEMATIK pertama kali yang dilaksanakan oleh Politeknik Negeri Nusa Utara, ini menjadi sejarah buat Polnustar yang akan menyelenggarakan KKN-Tematik selama Kurang lebih 6 Bulan. ” Saya berharap KKN- Tematik ini memberikan Dampak yang luas terhadap masyarakat Kampung Bulo dan utamanya dalam pelaksanaan KKN Tematik Peserta wajib Jaga Nama baik Institusi (Polnustar)”, tutur Direktur.
Pelaksanaan KKN Tematik pada Semester Genap T.A 2022/2023 dilaksanakan Selama 6 bulan (03 Februari – 04 Juli 2023) di Kampung Bulo Kecamatan Tabukan Selatan dengan Jumlah Mahasiswa 16 orang. Di sela-sela kegiatan, Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Bapak, Ely John Karimela, S. Pi, M. Si menyatakan bahwa KKN-TEMATIK merupakan proyek kuliah sosial untuk membantu masyarakat di pedesaan atau daerah terpencil dalam membangun ekonomi masyarakat lewat pemberdayaan masyarakat pesisir, selain itu kegiatan pendidikan ini bermakna memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa prodi P2HP untuk hidup di tengah masyarakat di luar kampus yang secara langsung bersama-sama masyarakat mengidentifikasi potensi sumberdaya perikanan dan menangani masalah khusus nya masalah dibidang Hasil Perikanan sehingga diharapkan mampu mengembangkan potensi di Kampung Bulo, yang outputnya adalah Produk Perikanan yang nantinya menjadi Produk Unggulan Kampung Bulo (Kearifan lokal).
Pada intinya Polnustar siap membina Desa Kampung Bulo lewat KKN-TEMATIK yang memiliki Tema : “Membangun Kemandirian Desa Menuju Desa Inovasi” lewat Konsep Smart Fisheries Village yaitu menciptakan ekosistem bisnis hasil perikanan dalam satu kawasan (Desa) secara terintegrasi dari usaha produksi hulu sampai dengan usaha pemasaran di hilirnya sampai pemasaran produk hasil perikanan berbasis Digital Marketing, Tutup nya (EJK)









