Direktur Politeknik Negeri Nusa Utara (POLNUSTAR) Prof.Dr.Ir.Frans G. Ijong,M.Sc telah menandatangani Perjanjian Kerjasama dengan 3 industri mitra yang berlokasi di Kota Bitung, Sulawesi Utara

Direktur Politeknik Negeri Nusa Utara (POLNUSTAR) Prof.Dr.Ir.Frans G. Ijong,M.Sc telah menandatangani Perjanjian Kerjasama dengan 3 industri mitra yang berlokasi di Kota Bitung, Sulawesi Utara

Jumat, 1 April 2022 Direktur Politeknik Negeri Nusa Utara (POLNUSTAR) Prof.Dr.Ir.Frans G. Ijong,M.Sc telah menandatangani Perjanjian Kerjasama dengan 3 industri mitra yang berlokasi di Kota Bitung, Sulawesi Utara, yaitu PT. Nutrindo Fresfood Internasional (PT. NFI), PT. Sinar Pure Foods International (PT. SPFI), dan PT. Celebes Mina Pratama (PT. CMP). Perjanjian Kerjasama meliputi :
1. Peningkatan kapasitas SDM melalui Pendidikan dan praktek kerja lapangan, magang mahasiswa dan magang dosen.
2. Pemanfaatan sarana dan prasarana kedua belah pihak untuk kegiatan pendidikan dan pelatihan.
3. Kesediaan menerima lulusan yang memenuhi persyaratan dan kebutuhan.
4. Pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
5. Penerapan teknologi hasil kegiatan pendidikan dan pelatihan bidang kelautan dan perikanan.
6. Kesediaan tenaga ahli sebagai instruktur/staf pengajar dan sebagai dosen industri pendamping mahasiswa magang.
Dalam kegiatan tersebut PT. NFI yang diwakili oleh Bpk. Tedy Harmoko selaku Plant Manager berharap bahwa lulusan POLNUSTAR mau melamar untuk bekerja di PT. NFI dan suplai ikan tuna dari Kepulauan Sangihe lebih banyak. Lebih lanjut, Ibu Ir.Lusye Mandolang selaku HRD Manager dan Ibu Elanemay I.S. Peleh,M.Sc selaku Quality Assurance Manager yang mewakili PT. SPFI menyambut baik perjanjian kerjasama dgn POLNUSTAR dan berharap agar suplai ikan tuna dari Kep. Sangihe bisa lebih banyak. Sedangkan PT. CMP yang diwakili Production Manager, Bpk. Robyn Ticoalu,S.Pi berharap POLNUSTAR dapat menjawab kebutuhan industri terutama pemanfaatan limbah dari proses pembuatan ikan kayu. Direktur POLNUSTAR juga menyampaikan bahwa perjanjian kerjasama ini menjawab tantangan dari Kemendikbudristek, yaitu adanya link and match antara Perguruan Tinggi dan Industri. Selain itu, menjawab tuntutan kebutuhan upgrading Program Studi Diploma 3 Teknologi Pengolahan Hasil Laut (TPHL) telah menjadi Program Studi Pengolahan dan Penyimpanan Hasil Perikanan (P2HP – Sarjana Terapan).