Kuliah Pakar Dosen Tamu Prodi Keperawatan

Pendidikan tinggi merupakan tahap lanjut untuk pendalaman ilmu dan keahlian spesifik guna membentuk intelektual yang mandiri dan berdaya guna bagi Masyarakat. Mahasiswa dituntut tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memahami dinamika nyata di lapangan. Kuliah pakar menjadi jembatan penting bagi mahasiswa untuk mendapatkan wawasan langsung dari akademisi profesional yang memiliki pengalaman mendalam di bidangnya. Dalam upaya mencetak tenaga keperawatan yang profesional dan empatik, Politeknik Negeri Nusa Utara khususnya Jurusan Kesehatan Prodi Keperawatan menyelenggarakan Kuliah Pakar dengan judul “Komunikasi Efektif Perawat dan Manajemen Stres”. Kegiatan ini menghadirkan dosen pakar keperawatan jiwa Prof. Dr. Budi Anna Keliat, S.Kp,.M.App, Sc. Komunikasi efektif adalah fondasi utama dalam praktik keperawatan karena perawat merupakan “jembatan” utama antara pasien, keluarga, dan tim medis lainnya. Tanpa komunikasi yang baik, risiko kesalahan medis meningkat tajam dan kualitas perawatan akan menurun. Komunikasi yang efektif, seperti metode SBAR (Situation, Background, Assessment, Recommendation) membantu perawat menyampaikan informasi kritis secara cepat dan jelas. Selain memaparkan materi teoritis, Prof Budi Keliat juga menerapkan metode role play untuk melatih kemampuan komunikasi terapeutik mahasiswa dengan pasien. Melalui metode role play (main peran) di mana perawat berperan sebagai praktisi dan rekan sejawat menjadi pasien yang cemas, perawat dapat berlatih menggunakan bahasa yang mudah dipahami, menunjukkan empati, serta mendengarkan aktif sehingga secara langsung meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perawat dalam menerapkan komunikasi terapeutik yang efektif.

Perawat yang mampu berkomunikasi terapeutik dengan baik dapat mengurangi kecemasan pasien dan meningkatkan kepatuhan berobat,” ujar Prof Budi Keliat”. “Selain itu, perawat harus mampu mengenali emosi diri sendiri dan mengelola stres agar tidak terjadi burnout yang berujung pada penurunan performa. Mengelola stres berarti mengatur pikiran dan emosi agar tekanan hidup tidak berubah menjadi tindakan yang merugikan diri sendiri. Manajemen stres membantu kita untuk tetap berpikir jernih dan fokus, meskipun di tengah situasi yang penuh tekanan. Dengan menerapkan teknik manajemen stres yang tepat, kita dapat mencegah dampak negatif seperti depresi, kelelahan fisik, dan penurunan performa. Adanya kuliah dosen pakar ini diharapkan mahasiswa keperawatan mampu menciptakan hubungan saling percaya dengan pasien secara cepat dan tidak hanya menjadi perawat yang mahir secara teknis (hard skills), tetapi juga memiliki kecerdasan emosional yang tinggi untuk memberikan perawatan yang manusiawi sekaligus menjaga kesehatan mental mereka sendiri.

Bagikan:

[addtoany]

Tags

Related Post

Leave a Comment

Butuh bantuan?