Tahuna – Direktur Politeknik Negeri Nusa Utara dan dosen Program Studi Keperawatan Politeknik Negeri Nusa Utara melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema “Penerapan Eco-Lifestyle pada Siswa SMP Negeri 3 Tahuna”. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan pelajar melalui edukasi tentang pentingnya gaya hidup ramah lingkungan (eco-lifestyle) dan pengelolaan sampah yang baik.
Dalam sambutannya, Direktur Politeknik Negeri Nusa Utara Ferdinand Gansalangi mengingatkan tentang dampak negatif sampah terhadap lingkungan. “Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat mencemari tanah, air, dan udara, serta mengancam ekosistem dan kesehatan manusia. Oleh karena itu, penting bagi kita semua, terutama generasi muda, untuk menerapkan eco-lifestyle sebagai solusi mengurangi dampak tersebut,” ujarnya.
Ferdinand Gansalangi juga menjelaskan manfaat eco-lifestyle, antara lain mengurangi jejak karbon, menjaga kelestarian alam, dan meningkatkan kualitas hidup. “Dengan menerapkan eco-lifestyle, kita tidak hanya membantu menyelamatkan bumi, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan untuk generasi mendatang,” tambahnya.
Kegiatan ini juga mengajarkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sebagai langkah praktis dalam pengelolaan sampah. Para siswa diajak untuk mengurangi penggunaan barang sekali pakai, memanfaatkan kembali barang yang masih bisa digunakan, dan mendaur ulang sampah menjadi produk yang bernilai. “Prinsip 3R ini merupakan kunci untuk mengurangi volume sampah yang dihasilkan sehari-hari,” jelas salah satu anggota tim pengabdian Meityn D. Kasaluhe.
Selain penyuluhan, kegiatan ini juga diisi dengan praktik langsung, seperti pembuatan kerajinan dari bahan daur ulang. Para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian acara dan berkomitmen untuk menerapkan eco-lifestyle dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Tahuna, ibu Krisyeviktoria Parera, S.Pd.,M.Pd mengapresiasi inisiatif Politeknik Neger Nusa Utara dalam mengedukasi siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi siswa kami untuk menjadi agen perubahan dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ucapnya.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi siswa SMP Negeri 3 Tahuna dan masyarakat sekitar, serta menjadi contoh bagi sekolah lain dalam menerapkan eco-lifestyle dan pengelolaan sampah yang baik.








Leave a Comment